Tanpa Cermin

aku bahkan tak pernah mimpi memohon pada dewi ishtar

untuk pertemukan aku dengan sayapnya yang anugerahkan cinta

karena apapun yang terjadi

ya inilah konsekuensi telah tinggalkan malam

yang mungkin kau tak akan pernah menjemput pagi

memang, inilah aku dengan segala keangkuhan pada jubahnya

namun tak ubahnya anak kucing yang kini tak lagi lincah

dalam pengharapan agar tak lihat cermin itu lagi

yang mengingatkan siapa sebenarnya diri ini

tapi kini aku berani mengatakan

betapa aku bersyukur mempunyai jalan yang seperti ini

karena ia pertemukan aku dengan orang yang sungguh istimewa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s