Surat Untuk Sahabat

Sesungguhnya aku telah kembali

Ketika gerbang itu terbuka hingga napas akhirnya

Tapi jalanan ini sarat akan tajamnya batu murni

Namun harapku, nyanyian burung burung camar

Melantunkan langkahku hingga garis mega

Oleh karenanya tolong rekam melodiku

Walau aku tak mungkin munculkan amplitudo

Tapi sungguh

Yang kuinginkan hanyalah ia tidak da copa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s