Berhentilah Berlari

grrroooaaaarr

dan ketika selubung merah itu membuncah

menyesak ke penjuru sudut nyala tirani

menyisakan terbaringnya tetes demi tetes

 

ia marah entah pada siapa

sedang yang kiri mengatakan,

sudahlah,

kau lelah sahabat

kau lelah menyaksikan potongan dirimu sendiri…

sedang yang kanan mengatakan,

inikah dirimu sahabat

berhenti pada setitik harapan yang mengkin ia sedang bersembunyi?

 

lantas dimanakah dirimu sekarang?

siapkah kau berjuang tanpa pembela?

 

berhentilah berlari. itu saja

sederhana. dan ia akan berpijar seperti dulu

 

-kartika chairunnisa, 1 september 2011-

-dalam kelelahan dan kebingungan-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s