Hotel Mitra Inn dan Goa Maria Lourdes

Waktu itu hari rabu tanggal 6 Juli 2011, saya dan keluarga berlibur ke daerah kediri. Sebenarnya ingin ke tempat yang lebih jauh, tetapi orangtua sedang banyak urusan, yaa jadinya mau tidak mau liburan ini cukup singkat saja.

Kami menginap pada malam harinya di Hotel Mitra. Letaknya di Jalan Mayor Bismo 355 Kediri.

Reservasi dilakukan pada malam itu sekitar jam 21.30 atas kamar tipe VIP. Kalau saya tidak salah ingat, harganya untuk satu malam adalah 335000 rupiah. Fasilitas yang didapat adalah double bed, sofa, televisi, meja dan kaca rias, cupboard cukup besar, pantry kecil, kamar mandi dalam dan telepon paralel tentunya, lalu ada poci pemanas air untuk menyeduh kopi dan teh yang sudah termasuk biaya reservasi. Kemudian di dalam juga tersedia berbagai macam snack yang bisa dibeli (diluar harga) seperti kopi, kacang, coklat, dan lain-lain. Sayangnya saya tidak mempunyai fotonya, hehehe.

Selain VIP Room, juga ada tipe Super Deluxe Room, Deluxe Room, Super Standart Room, dan Ekonomi Room. Tapi maaf, saya kurang tahu harganya…

Pada pagi harinya saya dan keluarga sarapan di restoran Hotel Mitra Inn, yang biayanya pun sudah termasuk dengan harga reservasi tadi. Lumayan looh…

Setelah sarapan, kami memutuskan untuk pergi ke Gua Maria Lourdes. Sayang sekali, padahal sebenarnya kami ingin pergi ke Air Terjun Dolo yang letaknya memang sangat jauh dari tempat kami menginap tadi, katanya sekitar satu jam. Tapi tak apa, jalan-jalan bersama keluarga, menurut saya selalu berkesan :)

Nah setelah sampai di kawasan Puh Sarang, kami berhenti di depan sebuah gereja antik yang kemungkinan telah dibangun pada masa penjajahan Belanda dulu. Gereja ini terletak kurang lebih 20 km arah barat Kota Kediri dan dapat dicapai menggunakan kendaraan pribadi maupun bus. Perjalanan dari Kediri ke Puh Sarang akan memakan waktu sekitar 30 menit.

Gereja Puh Sarang adalah gereja Katolik yang dibangun oleh Ir. Henricus Maclaine Pont pada tahun 1636 atas permintaan Romo H. Wolters, CM, yang menjabat sebagai pastur paroki Kediri pada waktu itu. Sejak awal pembangunannya, Pastur Wolter mengkonsep gereja ini menjadi sebuah “Gereja Hindu Jawa”, dan harapan beliau sesuai dengan obsesi sang arsitek. Henricus Maclaine Pont merupakan sosok yang ada di balik pembangunan Museum Trowulan. Dia memiliki pengetahuan yang dalam tentang situs Majapahit. Oleh karena itu, Puh Sarang didesain dengan konsep Hindu Jawa dan memiliki kesamaan bentuk fisik dengan Museum Trowulan yang telah hancur pada tahun 1960. Peletakan batu pertama pembangunan gereja dilakukan oleh Mgr. Th. De Backere, CM (Prefektur Apostolik Surabaya kala itu) pada tanggal 11 Juni 1936, bertepatan dengan pesta Sakramen Mahakudus. Sumber: Indonesia Warna-Warni..

Awalnya kami bingung, mau masuk lewat mana nih guanya? Untungnya setelah bertanya pada satpam yang di depan, dapatlah pencerahan. Ternyata eh ternyata Gua Maria Lourdes ini masih masuk ke dalam setelah melewati   path di depan kawasan makam umat katholik. Di pinggir jalan kecil ini para warga berjualan souvenir souvenir khas Gua Maria Lourdes maupun oleh-oleh khas Kediri seperti tahu pong dan tahu kuning. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke kawasan gua ini.

Jujur, saya takut-takut juga berada di daerah ini. Bukannya apa-apa, teteapi saya kesini dengan mengenakan busana layaknya seorang muslim, lengkap dengan kerudungnya. Khawatir disangka teroris lagi, hihihi. Tapi apa boleh buat, namanya juga sudah sampai disini, toh ini kan tempat wisata. Lagipula mungkin saja ada juga muslim sebelum saya yang pernah datang kesini.

Di kawasan Gua Maria Lourdes ini terdapat patung Bunda Maria, juga terdapat 12 pancuran air yang konon sudah difilter sehingga dapat langsung diminum. Sayangnya, kita tidak bisa masuk ke dalam perut gua yang di dalamnya terdapat sumber air, hanya petugas yang diperbolehkan masuk kesana.

Okeee sekian dulu info-infonya dari Kediri. Jangan lupa bawa oleh-oleh khas Kediri yaitu tahu pong dan tahu kuning kalau mampir dari sana… :D

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s